Wisata Pura Tirta Empul Tampak Siring yang Indah Bali

Wisata Pura Tirta Empul Tampak Siring yang Indah Bali

Bali adalah tujuan liburan paling populer di kalangan wisatawan. Bali menjadi destinasi utama untuk menikmati keindahan Indonesia, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Seperti yang banyak orang ketahui, Bali menawarkan pemandangan alam yang luar biasa, seperti pura yang mempesona dengan keunikannya masing-masing.

Pura Tirta Empul Tampak Siring merupakan rumah ibadah yang dibangun di sekitar mata air suci. Tampak Siring adalah sebuah prasasti yang memiliki ukiran halus dan patung Garuda di bangunan halaman. Pura dan dua tempat pemandiannya telah digunakan oleh orang Bali selama lebih dari seribu tahun untuk kesehatan dan kemakmuran. Seperti apa wisata satu ini?

Nuansa Keindahan Wisata Pura Tirta Empul Tampak Siring

Pura Tirta Empul Tampak Siring memiliki mata air yang benar-benar memiliki kekuatan untuk menyembuhkan orang sakit. Upacara penyucian rutin juga sering berlangsung di sini. Sedikit dari jalan utama di Tampaksiring adalah Gunung Kawi dengan sekelompok tugu peringatan batu besar yang dipotong menjadi tebing di kedua sisi lembah sungai yang indah.

Tugu Peringatan Batu diyakini sudah berasal dari abad ke-11 dan menjadi salah satu pemandangan paling mengesankan di Bali. Seniman Tampak Siring menghasilkan ukiran tulang dan gading yang luar biasa

Monumen-monumen tersebut dipahat pada relief di atas bukit batu padat yang biasa disebut candi (candi). Ada menara pemakaman berbentuk seperti yang ditemukan di seluruh Jawa Tengah dan Timur. Namun, ada banyak teori yang menceritakan identitas tokoh kerajaan yang dihormati di sini.

Satu teori yang sangat kredibel menunjukkan bahwa lima candi dalam kelompok utama dibangun untuk Raja Udayana, ratu Jawa-nya Gunapriya, selirnya, putra sulungnya yang termasyhur Airlangga yang memerintah Jawa Timur, dan putra bungsunya Anak Wungsu. Memerintah Bali dari 1050 hingga 1077 M, Anak Wungsu diyakini telah menyerahkan kerajaannya untuk menjadi pertapa religius.

Di sebelah kanan ansambel utama candi adalah biara dengan lima sel yang diukir dari batu. Narapidana biara kemungkinan besar adalah penjaga kuil. Ada pertapaan kedua di dekat biara utama, terdiri dari relung di sekitar halaman tengah. Pertapaan yang disediakan juga berfungsi sebagai tempat tidur bagi para peziarah yang berkunjung.

Untuk masuk ke bagian candi ini, pengunjung harus melepas sepatunya. Anda bisa berjalan ke utara kompleks candi dan menyaksikan keindahan sawah dan aliran sungai.

Cara Menuju Pura Tirta Empul Tampak Siring

Wisata ini buka setiap hari. Dengan menggunakan transportasi umum dari Ubud, Anda bisa naik bemo dari pertigaan di Bedulu, yang berada di tenggara Ubud.

Untuk mencapai kompleks, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 600 meter dari area parkir menuju loket tiket kemudian menuruni 315 anak tangga batu.

Namun sebelum menuju ke lokasi, pastikan jika Anda datang terlebih dahulu ke Bali. Anda yang datang dari Surabaya, cobalah untuk naik pesawat untuk perjalanan lebih nyaman dan cepat. Anda bisa menemukan tiket pesawat Surabaya Bali dengan install aplikasi Pegipegi.

Di Pegipegi, maka Anda bisa cek harga tiket pesawat termurah dengan beragam diskon dan promo. Yuk, gunakan Pegipegi untuk temani perjalanan wisata Anda kapan saja dan di mana saja.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.